BAB 1
PERMAINAN BOLA BESAR
A.
PERMAINAN SEPAK BOLA
Di Indonesia sendiri,organisasi sepak bola baru berdiri pada
tanggal 19 April 1930 dengan nama PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia)
yang bertempat di Yogyakarta.Pengurus PSSI pertama kali diketuai oleh Ir.
Soeratin Sosrosoegondo.Terdapat beberapa teknik dan peraturan yang perlu
dikuasai dalam permainan sepak bola.Teknik dan peraturan tersebut adalah
sebagai berikut.
1.
Teknik dasar menendang bola
Menendang bola dapat dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a.
Menendang bola dengan menggunakan kaki bagian
dalam
Pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
Berdiri dengan sikap melangkah,kaki yang berada didepan diletakkan
disamping bola,sekaligus sebagai kaki tumpu. Badan agak tegak,lalu kaki yang
digunakan untuk menendang adalah kaki belakang dengan pergelangan kaki
menghadap ke luar. Ayunkan kaki belakang ke depan mengenai bola dan dikenakan
kaki bagian dalam,sedang sumber gerakan dari paha.
b.
Menendang bola dengan menggunakan kaki bagian
luar
Pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
Sikap melangkah,kaki yang berada didepan diletakkan dibelakang
bola,sekaligus sebagai kaki tumpu dan
jari-jari menghadap depan. Sikap badan condong kedepan,kaki belakang menghadap
serong dalam.Ayunkan kaki belakang ke
arah bola,perkenakan bola dengan kaki bagian luar dan sumbu gerakan dari
pangkal paha.
2.
Latihan dasar menahan bola
Menahan bola dengan menggunakan kaki bagian
dalam
Pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
Sikap melangkah,kaki tumpu menghadap ke
arah datangnya bola dan lutut di tekuk,serta diletakkan di belakang. Kaki yang
digunakan untuk menghentikan bola diputar keluar sehingga kaki bagian dalam
menghadap ke arah datangnya bola. Semula kaki yang digunakan untuk menghentikan
bola digerakkan ke depan,saat menyentuh bola,kaki ditarik ke belakang dan bola
dihentikan disamping kaki tumpu.
3.
Bentuk-bentuk latihan teknik terpadu
Teknik menggiring,mengoper,menahan operan
bola dari teman
Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a.
Dilakukan secara berpasangan/berkelompok
b.
Bola digiring menggunakan kaki bagian luar,dalam
atau punggung kaki
c.
Pada saat yang tepat bola ditendang pada sasaran
baik itu operan teman maupun ke sasaran gawang.
B.
PERMAINAN BOLA VOLI
1.
Latihan teknik dasar passing
a.
Latihan teknik dasar passing bawah
Posisi badan saat melakukan passing bawah kedua lutut agak ditekuk,kedua
tangan dirapatkan lurus,gerakan tangan mendorong bola ke depan atas sedangkan
arah bolaparabola.
Syarat Perkenaan
Perkenaan bola antara pergelangan tangan dan siku dari pergelangan tangan
dengan bidang seluas-luasnya. Pada saat perkenaan bola,lengan dalam keadaan
lurus lalu lengan diayunkan dengan tidak melebihi tinggi bahu.
Latihan passing bawah dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut :
Dilakukan secara berpasangan dilanjutkan secara kelompok dengan baris
berbanjar yang telah melakukan gerakan passing bawah bergerak lari berpindah ke
belakang.
b.
Latihan teknik passing atas (Set Up)
Teknik dasar passing atas adalah sebagai berikut :
Lakukan dengan sikap kedua lutut dibengkokan posisi jari tangan diregangkan dan kekuatan terletak
pada ibu jari dan telunjuk. Adapun jari lainnya sebagai keseimbangan. Gerakan
tangan mendorong bola ke depan atas.
2.
Keterampilan gerak dasar servis atas (Tenis
servis)
Berdiri tegak, kedua kaki sikap melangkah
(kaki kiri di depan,kanan di belakang). Tangan kiri memegang bola di depan
badan. Pandangan ke arah bola (depan).Lambungkan bola ke atas agak ke
belakang,bersamaan dengan gerakan badan ke depan,bola dipukul menggunakan
tangan yang dibantu dengan mengaktifkan pergelangan tangan. Berat badan dibawa
ke depan dengan melangkahkan kaki belakang (kanan) ke depan. Pandangan
mengikuti arah gerakan bola.
3.
Keterampilan teknik dasar semes
Semes merupakan gerak memukul bola dengan
keras dengan arah menukik dan mematikan. Adapun cara melakukan gerakan semes
sebagai berikut :
a.
Berdiri sikap melangkah menghadap arah net,berat
badan pada kaki depan. Pandangan arah ke depan (arah net).
b.
Gerak awalan, melangkah sebelum melakukan
tolakan biasanya dilakukan paling sedikit dua langkah dan langkah terakhir
lebar.
c.
Gerak tolakan,menolak dengan kedua kaki ke atas
dibantu dengan ayunan kedua lengan ke depan atas.
d.
Gerak pukulan,memukul bola dengan telapak tangan
pada bagian atas bola bersamaan dengan pergelangan tangan diktifkan.
e.
Gerak mendarat,mendarat dengan kedua ujung
telapak kaki,bersamaan kedua lutut mengeper. Kedua lutut direndahkan berat
badandibawa ke depan. Pandangan ke depan atas,kedua lengan di depan samping
badan.
4.
Pengenalan dan mempraktikan pola penyerangan dan
pola pertahanan
a.
Pola penyerangan
Pola 1 – 3 – 2 (2 sm – 1 Su) yakni sebagai berikut :
1. Satu pemain sebagai pengumpan
(SU),pada posisi 4 dan dua pemain sebagai penyerang (2 sm) pada posisi 3 dan 2.
2. Satu pemain sebagai pengumpan
(1 Su) pada posisi 2 dan 4.
3. Satu pemain sebagai pengumpan (1 Su),pada
posisi 2 dan dua pemain sebagai penyerang (2 sm) dan pada posisi 4 dan 3.
b.
Pola Pertahanan
Pola 2 – 4,yakni sebagai berikut.
1.
Empat pemain sebagai penerima servis,pada posisi
1, 2, 4, dan 5.
2.
Dua pemain sebagai pengumpan pada posisi 3 dan
6.
3.
Pola ini digunakan bila posisi 6 kurang baik
dalam menerima servis.
BAB II
PERMAINAN BOLA KECIL
A.
BULUTANGKIS
Bulutangkis adalah cabang olahraga yang termasuk dalam
kelompok olahraga permainan. Permainan bulutangkis dapat dimainkan di dalam
maupun di luar lapangan. Permainan ini dimulai dengan cara menyajikan bola atau
servis.
1.
Teknik dasar servis
Servis yaitu pukulan pertama kali dengan
raket untuk memainkan shuttlecock ke bidang lapangan lawan dengan arah
diagonal. Servis dalam bulutangkis meliputi : servis panjang, servis pendek,
kejut, dan mendatar. Cara melakukan servis :
Posisi kaki berada 10 cm dari garis servis
pendek. Bagi yang tidak kidal, kaki kanan berada di depan sedangkan titik berat
badan ditempatkan pada kaki yang di depan tersebut. Shuttlecock dipegang dengan
tangan kiri, sejajar dengan pusar. Kepala raket ditempatkan di bawah tangan
kiri di belakang Shuttlecock. Arah pandangan tertuju pada shuttlecock, daerah
sasaran, dan posisi lawan. Shuttlecock dipukul dengan mengayunkan reket secara
perlahan dan menggunakan sedikit tenaga. Pukulan diusahakan jangan terlalu
lambung ke atas, hanya sedikit di atas net.
2.
Teknik pukulan lob atau clear
Pukulan lob adalah suatu pukulan dalam
permainan bulutangkis yang dilakukan dengan tujuan untuk menerbangkan
shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan. Cara
melakukan lob atau melambung dapat dilakukan dengan dua cara yaitu overhead lob
dan underhand lob.
3.
Pukulan Dropshot
Pukuan dropshot adalah pukulan yang tepat
melampaui jaring dan langsung jatuh ke sisi lapangan lawan. Dropshot merupakan
pukulan yang dilakukan dengan cara menyeberangkan shuttlecock ke daerah lawan
dengan menjatuhkan shuttlecock sedekat mungkin dengan net. Pukulan yang
dilakukan tidak banyak membutuhkan tenaga, tetapi yang penting dilakukan adalah
cara melakukan dengan persentuhan yang merupakan suatu keterampilan yng harus
dimiliki oleh pemain.
4.
Pukulan smes
Pukulan smes dalam permainan bulutangkis
merupakan salah satu pukulan yang sering menghasilkan nilai secara langsung.
Sebab pukulan ini merupakan suatu gerakan ayunan tangan yang cepat, mendadak,
dan menghasilkan pukulan yang keras serta menerjunkan shuttlecock secara curam.
B.
SOFTBALL
1.
Pengertian Softball
Softball adalah olahraga bola kecil beregu yang dimainkan setiap regunya
terdiri dari 9 orang dengan teknik dasar lempar tangkap bola, memukul, dan lari
untuk menuju ke base. Lama permainan ditentukan oleh inning dan regu yang
mendapat nilai lebih banyak dinyatakan sebagai pemenang.
2.
Teknik memukul dalam permainan softball
Teknik memukul dalam softball meliputi : pukulan swing yaitu pukulan
dengan ayunan sekeras-kerasnya dan pukulan bunt yaitu pukulan tanpa ayunan yang
berfungsi untuk mengelabuhi lawan. Adapun tujuan memukul bola untuk mendapatkan
nilai dengan jalan berlari ke semua base dan kembali di daerah home base dengan
selamat. Dalam melakukan pukulan seorang batter harus berada dalam batter box
yang telah ditentukan.
3.
Teknik melempar bola
Lemparan bola dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a.
Melempar lurus
b.
Melempar samping
c.
Melempar bawah
d.
Pitching sling shoot dan wind mill
Dalam lemparan seorang pemain biasanya menggunakan lemparan awalan dari
atas, samping, dan bawah.
4.
Teknik menangkap bola
Ada tiga teknik menangkap bola dalam permainan softball, yaitu sebagai
berikut :
a.
Teknik menangkap bola lambung (catch fly ball)
b.
Teknik menangkap bola lurus (catch strike ball)
c.
Teknik menangkap bola gulir (catch ground ball)
5.
Sliding
Sliding adalah meluncurkan badan dalam rangka mencapai base. Macam-macam
sliding antara lain sebagai berikut :
a.
Sliding lurus (straight leg slide)
1.
Segera setelah mendekati base (sekitar 2-3
meter), pindahkan berat badan ke belakang dan bersamaan dengan itu ayunkanlah
salah satu kaki ke depan (ke arah base) kemudian diikuti oleh kaki yang lain.
2.
Pada saat meluncur seluruh badan menyentuh tanah
kecuali kepala, kedua kaki diluruskan ke depan.
3.
Dengan kedua kaki tersebut pelari menyentuh
base.
b.
Sliding mengait (hook slide)
1.
Pelari tidak meluncur langsung ke arah base,
akan tetapi sedikit ke arah samping (ke luar atau ke dalam).
2.
Badan dibiarkan meluncur melewati base, kemudian
dengan salah satu kaki yang dilipat tegak lurus ke belakang berusaha mengait
base agar pelari tidak terlepas dari basenya.kaki yang lain tetap diluruskan ke
depan.
3.
Kaki yang dilipat ke belakang untuk mengait base
disesuaikan dengan situasi atau kebutuhan.
c.
Sliding dengan kepala lebih dulu (head first
slide)
1.
Dengan menggunakan tolakan kaki yang kuat, badan
dilemparkan ke depan sementara itu kedua lengan mengayun diluruskan ke depan
untuk menyentuh base.
2.
Pelari meluncur ke depan dengan kepala dan kedua
lengan di depan.BAB 3
LARI ESTAFET, LOMPAT JAUH, DAN LEMPAR LEMBING
A. Lari Sambung(estafet)
Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting. Dalam satu regu lari sambung terdapat empat orang pelari, yaitu pelari pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Pada nomor lari sambung ada kekhususan yang tidak akan dijumpai pada nomor pelari lain, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari sebelumnya ke pelari berikutnya.
Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting. Dalam satu regu lari sambung terdapat empat orang pelari, yaitu pelari pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Pada nomor lari sambung ada kekhususan yang tidak akan dijumpai pada nomor pelari lain, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari sebelumnya ke pelari berikutnya.
Nomor lari
estafet yang sering diperlombakan adalah nomor 4 x 100 meter=400 meter dan
nomor 4 x 400 meter (1.600 meter). Dalam melakukan lari sambung bukan teknik
saja yang diperlukan tetapi pemberian dan kemahiran dalam menerima tongkat
dengan cepat di zona atau daerah pergantian serta penyesuaian jarak dan
kecepatan dari setiap pelari.
Definisi
Lari sambung
atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang
dilaksanakan secara bergantian atau beranting. Dalam satu regu lari sambung
terdapat empat orang pelari, yaitu pelari pertama, kedua, ketiga, dan keempat.
Pada nomor lari sambung ada kekhususan yang tidak akan dijumpai pada nomor
pelari lain, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari
sebelumnya ke pelari berikutnya. Nomor lari estafet yang sering diperlombakan
adalah nomor 4 x 100 meter dan nomor 4 x 400 meter. Dalam melakukan lari
sambung bukan teknik saja yang diperlukan tetapi pemberian dan penerimaan
tongkat di zona atau daerah pergantian serta penyesuaian jarak dan kecepatan
dari setiap pelari.
Teknik
Latihan Teknik
Lari Sambung No Latihan Teknik Penerimaan Tongkat
- Dengan
cara melihat (visual) Pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan
berlari sambil menolehkan kepala untuk melihat tongkat yang diberikan oleh
pelari sebelumnya.
- Dengan
cara tidak melihat (non visual) Pelari yang menerima tongkat berlari
sambil mengulurkan tangan kebelakang. Selanjutnya pelari sebelumnya
menaruh tongkat ke tangan si pelari setelahnya.
Latihan Teknik
Pemberian dan Penerimaan Tongkat
- Dari Bawah
Jika pemberi memberikan tongkat dengan tangan kanan maka penerima
menggunakan tangan kiri. Saat akan memberi tongkat, ayunkan tongkat dari
belakang ke depan melalui bawah. Sementara tangan penerima telah siap di
belakang dengan telapak tangan menghadap bawah. Ibu jari terbuka lebar,
sementara jari-jari yang lainnya dirapatkan. Tangan penerima berada di
bawah pinggang.
- Dari atas
Jika pemberi memberikan tongkat dengan tangan kiri maka penerima juga
menggunakan tangan kiri.
Daerah
Pergantian Tongkat No Cara Menempatkan Antara Pelari-Pelari
- Pelari ke
1 Di daerah start pertama dengan lintasan di tikungan
- Pelari ke
2 Di daerah start kedua dengan lintasan lurus
- Pelari ke
3 Di daerah start ketiga dengan lintasan tikungan
- Pelari ke
4 Di daerah start keempat dengan lintasan lurus dan berakhir di garis
finish
Hal-Hal yang
Harus Diperhatikan dalam Lari Estafet
- Pemberian
tongkat sebaiknya bersilang, yaitu pelari 1 dan 3 memegang tongkat pada
tangan kanan, sedangkan pelari 2 dan 4 menerima/memegang tongkat pada
tangan kiri.
- Penempatan
pelari hendaknya disesuaikan dengan keistimewaan dari masing- masing
pelari. Misalnya pelari 1 dan 3 dipilih yang benar-benar baik dalam
lingkungan. Pelari 2 dan 4 merupakan pelari yang mempunyai daya tahan yang
baik.
B. Lompat Jauh Gaya Berjalan di Udara
(Walking in The Air)
Teknik Lompat Jauh Gaya Berjalan di Udara
(Walking in the Air)
Lompat jauh gaya ini hampir sama dengan gaya lompat jauh lainnya. Hal yang membedakan hanya pada saat melayang di udara, seolah-olah kita berjalan di udara.
Gaya ini diuraikan menjadi :
- Awalan :
1) Jarak lari awalan 30 meter.
2) Siap untuk mengambil ancang-ancang dengan satu kaki ke depan dan kaki lainnya ke belakang.
3) Lari secepat-cepatnya menuju papan tolakan. - Tolakan :
1) Pada saat melakukan tolakan, bagian belakang yang pertama menyentuh tanah.
2) Tolakan kaki dengan penuh kekuatan.
3) Kaki ayun, diayunkan dengan kuat melewati kaki tumpu. - Saat melayang di di udara
:
1) Urutan gerakan saat kaki lepas dari tanah dan saat melayang di udara 2,5 langkah.
2) Langkah ke satu berakhir dengan kaki ayun dalam posisi depan dan kaki tolak saat lepas dari tanah.
3) Pada langkah kedua berakhir dengan kaki tolak dalam posisi di depan dan kaku ayun di belakang.
4) Kemudian pada setengah langkah terakhir, kaku ayun bergabung dengan kaki tolak untuk mendarat. - Mendarat (landing)
Pada waktu mendarat, pelompat harus berusaha menjulurkan kedua lengannya sejauh mungkin ke muka dengan tidak kehilangan keseimbangan badannnya. Hal tersebut dimaksudkan agar pelompat tidak terjatuh ke belakang. Pada saat pendaratan, lutut ditekuk dan mengeper sehingga meningkatkan satu momentum membawa badan ke depan atas.
Lapangan
Lompat Jauh
- Meteran gulungan dari baja
- Bendera-bendera kecil untuk tanda lompatan
- Alat perata pasir / cangkul
Beberapa
peraturan permainan
- Jika peserta lebih dari delapan orang, maka
setiap peserta diberi kesempatan melompat sebanyak tiga kali.
- Kemudian ditentukan peringkat sampai ke delapan,
untuk mengikuti babak final.
- Pada babak final, pelompat diberi kesempatan
melakukan lompatan sebanyak tiga kali lagi. Di ambil hasil lompatan
terjauh untuk menentukan juara dari delapan orang tersebut.
- waktu untuk melakukan satu kali lompatan adalah
1,5 atau 90 detik
- Jarak lompatan diukur dari bekas atau jejak
di pasir yang terdekat dengan balok tolakan.
- semua hasil lompatan, baik yang gagal maupun
berhasil harus dicatat dalam kartu hasil catatan. Jarak lompatan yang
harus dicatat adalah yang terdekat dengan 0,01. Misal hasil lompatan
adalah 6,656 maka dicatat 6,65.
- Lompatan yang gagal :
a) pelompat menyentuh tanah di luar garis daerah pendaratan.
b) melakukan tolakan di luar balok tumpuan.
c) mendarat dengan bentuk gerakan salto atau lompat harimau.
C. Lempar Lembing
1.
Pengertian Lempar Lembing
Lempar lembing terdiri dari dua kata yaitu lempar dan lembing. Lempar yang
berarti usaha untuk membuang jauh-jauh, dan lembing adalah tongkat yang
berujung runcing yang dibuang jauh-jauh (Munasifah, 2008:4). Lempar lembing
adalah salah satu nomor yang terdapat dalam cabang olahraga atletik yang
menggunakan alat bulat panjang yang berbentuk tombak dengan cara melempar
sejauh-jauhnya (PASI, 1988:43). Selanjutnya Jerver (1996:142) Menjelaskan bahwa
“Lempar lembing adalah suatu gerakan antara sentuhan tangan dengan menggunakan
benda yang berbentuk panjang berusaha untuk melempar sejauh mungkin”. Untuk
memperoleh jauhnya lemparan diperlukan kekuatan dan kecepatan gerak serta sudut
pada saat lembing meninggalkan tangan.
Pengertian lempar lembing tidaklah
lengkap kalau tidak diketahui sejarah atau riwayat perkembangan lempar lembing
sebagai salah satu cabang atletik. Munasifah (2008:4-5) Menjelaskan Bahwa
“lempar lembing berawal dari kegiatan manusia zaman dahulu dalam berburu
binatang yang sering menggunakan lembing dalam berburu mangsanya untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya dengan memakan binatang hasil buruannya”. Lempar lembing
pada zaman modern sudah menjadi olahraga yang diperlombakan, namun memahami
sejarah tidak hanya sekedar untuk pengertian atau pengetahuan tentang kejadian
pada masa lampau, melainkan untuk menentukan langkah-langkah pada masa yang
akan datang.
BAB 4
BELA DIRI PENCAK SILAT
A. Ciri-ciri dan Nilai Pencak Silat
a. Ciri-ciri
umum Pencak Silat Indonesia :
1) Pencak Silat
mempergunakan seluruh bagian tubuh dan anggota badan dari kuku pada ujung jari
kaki atau tangan sampai dengan rambut (terutama wanita) untuk membela diri.
2) Pencak Silat
dilakukan dengan tangan kosong atau dengan senjata.
3) Pencak Silat
tidak memerlukan senjata tertentu, benda apapun dapat dijadikan senjata (kayu,
batu, pasir, payung, sapu tangan, tas, tusuk konde, sandal, selendang dan sebagainya).
4) Pencak Silat
lahir dan tumbuh serasi dengan alam: alam sekitarnya, alat istimewa, adab sopan
santunnya, temperamennya/watak dan kepribadian suku bangsanya, agama atau
kepercayaan dan kebatinannya.
b. Ciri-ciri
khusus Pencak Silat
1) Sikap tenang,
lemas (rileks) dan waspada.
2) Mempergunakan
kelincahan, kelentukan, kecepatan, saat (timing) dan sasaran yang tepat
disertai gerak refleks untuk
mengatasi lawan bukan mengandalkan kekuatan tenaga.
3) Mempergunakan
prinsip (timbang badan), permainan posisi dengan perubahan pemindahan titik
berat badan.
4) Memanfaatkan
setiap serangan dan tenaga lawan.
5) Menghemat
menyimpan tenaga mengeluarkan tenaga sedikit mungkin (ekonomis).
B. Teknik-teknik Dasar Pencak Silat
1. Sikap Pasang
sikap pasang,
yaitu kombinasi sikap kaki dan tangan dengan posisi kuda-kuda atau tanpa
kuda-kuda yang diikuti dengan kesiagaan
mental dan indera secara total.Ditinjau dari penggunaannya, sikap pasang terdiri atas berikut.
mental dan indera secara total.Ditinjau dari penggunaannya, sikap pasang terdiri atas berikut.
- a. Sikap
pasang terbuka, yaitu sikap pasang dengan tangan, dada, lengan tidak
melindungi tubuh.
- b. Sikap
pasang tertutup, yaitu dengan sikap tangan dan lengan melindungi tubuh
2. macam -
macam sikap pasang
Macam-macam sikap pasang adalah
sebagai berikut.
a. Sikap pasang satu, caranya sebagai berikut.
- Sikap kuda-kuda tengah ke belakang.
- Berat badan di tengah dan posisi kanan dan kiri sejajar.
- Posisi kedua tangan di depan dada dengan telapak tangan dibuka.
b. Sikap pasang dua, caranya sebagai berikut.
- Posisi kaki kuda-kuda tengah serong.
- Tangan kiri di depan dada dengan jari-jari tangan dibuka.
- Tangan kanan juga diletakkan di depan dalam keadaan mengepal.
c. Sikap pasang tiga, caranya sebagai berikut.
- Posisi kaki dengan kuda-kuda samping lutut kanan ditekuk dan kaku kiri lurus.
- Tangan kanan lurus dengan jari-jari dibuka dan tangan kiri menyilang di depan dada telapak tangan juga dibuka atau posisi sebaliknya.
d. Sikap pasang empat, caranya sebagai berikut.
- Posisi kaki dengan kuda-kuda depan.
- Tangan yang ada di depan mengepal dan telapak tangan lainnya menyilang di depan dada dengan telapak tangan dibuka.
a. Sikap pasang satu, caranya sebagai berikut.
- Sikap kuda-kuda tengah ke belakang.
- Berat badan di tengah dan posisi kanan dan kiri sejajar.
- Posisi kedua tangan di depan dada dengan telapak tangan dibuka.
b. Sikap pasang dua, caranya sebagai berikut.
- Posisi kaki kuda-kuda tengah serong.
- Tangan kiri di depan dada dengan jari-jari tangan dibuka.
- Tangan kanan juga diletakkan di depan dalam keadaan mengepal.
c. Sikap pasang tiga, caranya sebagai berikut.
- Posisi kaki dengan kuda-kuda samping lutut kanan ditekuk dan kaku kiri lurus.
- Tangan kanan lurus dengan jari-jari dibuka dan tangan kiri menyilang di depan dada telapak tangan juga dibuka atau posisi sebaliknya.
d. Sikap pasang empat, caranya sebagai berikut.
- Posisi kaki dengan kuda-kuda depan.
- Tangan yang ada di depan mengepal dan telapak tangan lainnya menyilang di depan dada dengan telapak tangan dibuka.
e. Sikap pasang lima, caranya sebagai berikut.
Posisi kaki kuda-kuda tengah. Salah satu tangan mengepal menghadap ke atas dan telapak tangan lainnya dibuka menyilang di depan dada.
f. Sikap pasang enam, caranya sebagai berikut.
- Posisi kaki kuda-kuda tengah.
- Kedua tangan disilangkan di depan dada dengan telapak tangan dibuka menghadap ke luar.
g. Sikap pasang tujuh, caranya berikut.
- Posisi tubuh berdiri dengan salah satu kaki disilangkan di belakang kaki yang lain.
- Salah satu tangan diluruskan dengan telapak tangan terbuka dan tangan yang lain diangkat sejajar dengan
kepala dengan telapak tangan dibuka.
h. Sikap pasang delapan, caranya sebagai berikut.
- Posisi berdiri salah satu kaki disilangkan ke depan.
- Kedua tangan diletakkan di depan dada dengan salah satu telapak tangan menghadap ke atas dan yang lain menghadap ke depan dengan pergelangan tangan ditekuk

i. Sikap pasang sembilan, caranya sebagai berikut.
- Posisi kaki kuda-kuda belakang.
- Kedua tangan diletakkan di depan dada salah satu tangan dengan telapak tangan dibuka dan tangan yang lain mengepal.
j. Sikap pasang sepuluh, caranya sebagai berikut.
Posisi berdiri satu kaki sedangkan kaki yang lain diangkat ke depan.
k. Sikap pasang sebelas, caranya sebagai berikut.
Salah satu lutut bertumpu di lantai dan kaki yang lain lutut ditekuk secara tegak lurus. Salah satu lengan diluruskan ke depan dengan telapak tangan menghadap ke atas dan tangan yang lain diluruskan ke atas dengan pergelangan tangan ditekuk telapak tangannya menghadap ke atas.
l. Sikap pasang dua belas, caranya sebagai berikut.
Duduk bersila dengan kedua tangan diangkat dan telapak tangan menghadap ke atas.
m. Pola langkah pencak silat.
RENANG GAYA DADA
Gaya dada atau gaya katak
adalah berenang
dengan posisi dada
menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas,
batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah
luar sementara kedua belah tangan
diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan
membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan
katak
sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut
berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali
gerakan tangan-kaki.Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional (FINA), perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat.







